Ternyata aku sangat mencintai mereka. Mereka adalah anak-anak TK A yang sangat beragam karakternya. Ada yang pinter, kreatif, bandel tapi penyayang, cerewet, lemot, caper, pendiam tapi kalau sudah ngambek galak, semangat, sangat bocah dan pandai bercerita. MaasyaaAllah!
Aku bahagia telah menjadi bagian dari hidup mereka. Aku bahagia menjadi orang yang pertamakali mereka ingat saat kesulitan, saat dinakali teman, saat memperlihatkan hasil mewarnai, saat menceritakan pengalaman (baik nyata maupun hayalan!), saat mau pipis, saat antri mau baca, saat minta dinilai, saat terluka dan akan diobati, dan sebagainya. Sungguh merupakan anugrah yang besar! Alhamdulillah….
Anak-anak, ibu sayang kalian. Sungguh ibu ingin terus bersama kalian. Sungguh. Ibu ingin selalu dekat dengan kalian. Walaupun sedikit yang dapat ibu berikan. Namun bercanda bersama kalian adalah saat yang paling menyenangkan. Ibu bahagia jika kalian mengingat nama ibu. Ibu bahagia saat dapat menenangkan kalian (dengan izin Allah) saat kalian sedang resah dan menangis. Walaupun ibu yang paling sering meng-time out kalian, namun itu adalah salah satu jalan untuk mendidik kalian. Alhamdulillah….sedikit banyak (dengan izin dan hidayah dari Allah) kalian mulai mengerti bahwa segala tindakan ada konsekuensinya, bahwa ada hal-hal yang tidak boleh dan boleh dilakukan.
Jika setelah libur nanti, ibu sudah tidak bersama kalian, kalian harus jadi anak shalih dan shalihah ya!
Peluk dari Bu Sekar,
Baarakallahu fiikum murid-muridku.


